Jumat, 10 April 2015

a Novel by Bernard Batubara "Kata Hati"



Judul: Kata Hati
Penerbit: Bukune
Penulis: Bernard Batubara
Twitter Account: @benzbara_

Hi! Sebenarnya bingung juga sih kenapa harus novel ini.
Tau novel ini udah lama, anak twitter mana sih yang gak kenal @benzbara?
Awalnya ga minat sama sekali sama novel ini, tapi ga sengajah nemu potongan quote novelnya
di salah satu akun seleb asefem. Pas baca langsung nyess di hati.
Gile ceritanya gue banget yaudah penasaran banget isi novelnya gimana.
Tapi coba lihat reviewnya di goodreads kok ga memuaskan, jadi ragu juga buat nyari novelnya.
Tapi saking penasarannya usaha aja nyari. Coba nanya temen ternyata ada yang punya, ya alhasil minjem soalnya cari di daftar buku gramedia novel ini gaada.
Singkat cerita novel sampai ditangan gue. Baca sinopsisnya aja udah macam  kena petir.

"Ini tentang kisah kehilangan,
ketika kau mendapati separuh hatimu kosong dan merapuh.
Atas nama ketidakpercayaan,
kita telah saling mengucapkan selamat tinggal.
Ketika tak ada lagi yang bisa kau percaya, ikuti kata hati.
Begitu seharusnya, bukan?

Dan, hati ini membawaku kembali kepadamu.
Tapi, kau tak lagi berada di tempat kita dahulu.
Apakah kau telah menemukan separuh hati lain—selain hatiku?"

Tapi, ternyata ceritanya bertolak belakang sama yang ada di benak gue. Novel ini bertemakan kata hati yang sering kita dengar dan hits di kalangan remaja "Move On"
Randi cowok yang susah melupakan mantan terakhirnya, Dera. Mereka sudah berpacaran selama 5 tahun, saling mengenal sifat dan kebiasaan satu sama lain, kedengarannya mereka udah klop. Namun Dera, tipe cewek yang perfect dan gak mau kehilangan fans nya, jadi kalo ada cowok ngedeketin dia ladenin. Hal inilah yang membuat Randi memutuskan hubungan mereka, Dera selingkuh, Randi patah hati sampe sekarang, semua, apapun tentang Yogya hanya mengingatkannya pada mantannya. Sampai akhirnya dia ketemu Fila, cewek yang "mirip" Dera
Kebalik sih sama kisah gue*skip*
Tapi banyak quote menarik yang bisa menusuk banget. Ini sih nilai plusnya.


“Kesalahan terbesar aku, terlalu percaya dengan dia. Percaya bahwa dia nggak akan menyalahgunakan kepercayaan aku. Percaya bahwa dia nggak akan menyakiti.”

“Sesuatu yang membuatmu pergi, pada saatnya akan menjadi sesuatu yang membawamu pulang kembali. Sesuatu itu berwujud satu, tetapi memiliki dua nama; “Luka” dan “Kenangan”. Yang satu membuatmu ingin melangkah jauh, yang satunya lagi memaksamu untuk mendekat lagi. Tarik menarik antara mereka, biasa kau sebut: Cinta”

“Dan, hati ini membawaku kembali kepadamu. Tapi, kau tak lagi berada di tempat kita dahulu. Apakah kau telah menemukan separuh hati lain—selain hatiku?”


“Sesuatu yang dibuang adalah sesuatu yang tak lagi berguna. Banyak hal yang bisa didaur ulang memang, tetapi itu bukan cinta.”



 “Meski luka dan rasa kecewa begitu besar, rasa sayang itu masih utuh. Terlalu dalam ia merasa terlukai, tetapi terlalu besar arti perempuan itu baginya untuk ia singkirkan.”



“Semakin dalam sakit hati, semakin makin besar cinta itu.”




“Namun, cinta tak pernah berjalan mulus. Semakin panjang semakin rumit, semakin sulit pula menjaganya agar tak tumbang dihajar angin kencang, atau jatuh tersandung kerikil.”



“Ibarat ranting pohon patah, mau lo sambung pake apa juga nggak bakal bisa balik keadaannya kaya semula,” -Irfan-

           

“Hati yang rusak memang mencintai kenangan, walau sadar di dalamnya banyak luka dan kekecewaan yang tak pernah sembuh. Itulah manusia, semakin sakit semakin ingat.”



“Sesuatu yang membuatmu pergi, pada saatnya akan menjadi sesuatu yang membawamu pulang kembali. Sesuatu itu berwujud satu, tetapi memiliki dua nama, ‘luka’ dan ‘kenangan’. Yang satu membuatmu ingin melangkah jauh. Yang satunya lagi memaksamu untuk mendekat lagi. Tarik-menarik antara mereka, biasa kau sebut: cinta.”


“Cinta iu hitam dan putih. Ada gelap dan terang. Cinta nggak selamanya penuh keindahan dan kejelasan, tapi juga punya bagian gelap yang selalu bikin kita tersesat. Nggak semua cinta berjalan dan berakhir dengan indah. Banyak yang terperangkap dan terkurung dalam berbagai masalah.”



Bahkan cinta itu sendiri adalah masalah.  Mustahil jatuh cinta atau mencintai seseorang tanpa terlibat dengan berbagai masalah. Masalah dengan diri sendiri, masalah dengan objek yang dicintai, masalah dengan orang-orang dalam lingkungan di sekitar yang jatuh cinta dan yang dicintai, masalah dengan rasa cinta itu sendiri.”


“Walau cinta itu adalah masalah, dan mencintai seseorang artinya membuka ruang yang lebar untuk masuknya masalah-masalah baru, tetap aja jatuh cinta itu indah. Semacam guilty pleasure, orang benci, tapi nggak ada satu pun yang bisa menghindarinya.”

“Kamu nggak akan bisa ngelak saat hati kamu udah bicara bahwa kamu merasakan cinta. Kamu mungkin bisa menolak kenyataan bahwa kamu udah jatuh cinta, tapi rasa itu tetap ada dan nyata di sana, di dalam dada kamu.”


“Nggak selamanya cinta itu penuh kejelasan. Nggak selamanya cinta itu pasti, pasti hitam dan pasti putih. Pasti menderita dan pasti bahagia. Pasti jatuh cinta dan pasti nggak jatuh cinta. Pasti senang dan pasti kecewa. Pasti jadian dan pasti putus.”

“Cinta nggak selalu tegas. Ketika ia berakhir, pasti ada yang tersisa. Saat ia putus, masih ada sesuatu yang tersambung, terhubung.”


“Nggak ada kecewa yang kecewa aja, pasti di balik kecewa itu masih ada perasaan berharap


“Cinta nggak selalu hitam atau putih. Nggak selalu hanya aku dan kamu.”


“Rasa sakit atau hal-hal yang menyedihkan biasanya masih bisa ditutupi oleh orang yang mahir menutupi perasaan, tetapi tak ada satu orang pun yang bisa menutupi kebahagiaan.”


“Jatuh cinta itu indah, kalau kamu bisa bilang ke orang yang kamu cintai bahwa kamu cinta dia, kalau kamu nggak perlu merasa takut untuk bilang tentang perasaan kamu ke orang itu, kalau kamu nggak perlu menyimpan sendiri perasaan kamu. Dan, kalau kamu nggak perlu menunggu terlalu lama untuk mengeluarkannya.”


“Aku nggak berani berharap untuk mendapatkan yang lebih dari yang aku punya. Yang aku punya udah indah, aku jatuh cinta. Aku nggak berani untuk melihat dan mencari tahu apakah orang yang aku cintai juga jatuh cinta sama aku. Jatuh cinta sendirian buat aku udah cukup.”


“Lebih baik menerima kenyataan pahit bahwa dia nggak memiliki rasa yang sama seperti kamu, daripada akhirnya kamu kehilangan dia tanpa pernah dia tahu bahwa kamu punya perasaan untuk dia.” 


“Menyimpan perasaan bisa menciptakan luka yang pelan-pelan dan tanpa disadari memakan harapan.”

“Harus diakui, cinta kadang memang membutakan dan membuat tuli.”


“Cinta tak bisa ditebak. Yang sudah begitu lama saling menjaga hati pun suatu waktu bisa saling menyakiti.”



“Masa lalu yang menyapa memang tak perlu disambut meriah, mereka sudah mendapatkan kesempatannya dahulu.”


“Apa artinya luka kalau ia tak memberikanmu pelajaran apa-apa.” 

“Pengkhianatan memang tak mudah untuk dimaafkan apalgi dilupakan begitu saja. Bahkan, pengkhianatan tak akan pernah bisa dilupakan.”



“Emang cinta kenal durasi? Orang yang belum pernah ketemu aja bisa saling suka.”

“Mau sampai kapan lo kejebak dalam kekecewaan. Itulah poinnya membiarkan seseorang masuk ke dalam hati lo, nemenin lo ngeberesin semua masalah lo, sama-sama, berdua,”


“Bukankah memberi jalan seseorang masuk dan tinggal di dalam hati kita juga berarti menyerahkan sepenuhnya kepadanya untuk merawat atau malah megobrak-abrik hati.”



“Jika tak ada luka yang sangat besar saat sebuah cinta berakhir, mungkin akan lebih mudah untuk membawa seseorang yang baru ke dalam hati.”



“Namun, cinta yang berakhir mustahil tak menyisakan luka, sebaik apa pun sebuah akhir itu terjadi.”

7 komentar:

Anonim mengatakan...

Novelnya pengalaman pribadi ?
Tapi kamu cowoknya yang selingkuh kan

Anonim mengatakan...

Jadi kau belum move on juga ?
Deh dari bulan puasa

Unknown mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Unknown mengatakan...

Wih terharu ku

Unknown mengatakan...

Wih terharuku

Anonim mengatakan...

knp di Skip kisahnya yg punya blog?

Indah Pelenkahu mengatakan...

anonim1: ada yg ga cocok sih sm pengalamanku
anonim2: fitnah
rezky: terharu begitu
anonim3: krn kisahku harus dilupakan wkwk